Menimbang Panji Hitam

bendera hitam

Bismillah, Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah sang Nabi pembawa rahmah dan Nabi Malhamah.

Berangkat dari sebuah ceramah singkat seorang ulama’ Saudi tentang Panji Hitam, beliau membawakan sebuah atsar dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu, dimana beliau berpesan:

إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّايَاتِ السُّودَ فَالْزَمُوا الْأَرْضَ فَلَا تُحَرِّكُوا أَيْدِيَكُمْ، وَلَا أَرْجُلَكُمْ، ثُمَّ يَظْهَرُ قَوْمٌ ضُعَفَاءُ لَا يُؤْبَهُ لَهُمْ، قُلُوبُهُمْ كَزُبَرِ الْحَدِيدِ، هُمْ أَصْحَابُ الدَّوْلَةِ، لَا يَفُونَ بِعَهْدٍ وَلَا مِيثَاقٍ، يَدْعُونَ إِلَى الْحَقِّ وَلَيْسُوا مِنْ أَهْلِهِ، أَسْمَاؤُهُمُ الْكُنَى، وَنِسْبَتُهُمُ الْقُرَى، وَشُعُورُهُمْ مُرْخَاةٌ كَشُعُورِ النِّسَاءِ، حَتَّى يَخْتَلِفُوا فِيمَا بَيْنَهُمْ، ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْحَقَّ مَنْ يَشَاءُ

Continue reading

Advertisements

Islam adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah

islam itu alquran

Bismillah, wal hamdulillah, wash-shalatu was-salam ‘ala Rasulillah, amma ba’du :

Wahai kaum muslimin yang di rahmati Allah, semoga Allah senantiasa menuntunmu kejalan kebenaran, kejalan yang telah di gariskan oleh Rasulullah, sebagaimana dalam setiap rakaat shalatmu engkau berdoa memohon kepada Allah: “Tunjukilah kami kejalan yang lurus.” Tidaklah engkau sadar ketika memohon kepada Allah lewat doa ini bahwa engkau menginginkan agar Dia senantiasa menuntunmu, mengokohkanmu diatas Al-Haq, dan tidakkah engkau sadari bahwa Al-Haq itu adalah Islam? Dan tidakkah engkau fahami bahwa Al-Islam itu adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah? Continue reading

Panji La Ilaha ill-Allah Bukan Panji Nasionalisme

Panji Khilafah Islamiyyah

Bismillahirrahmanirrahim.

Dalam bab kedua buku Petunjuk Jalan yang berjudul Wujud Metode Al-Qur’an, Sayyid Quthb menganalisa mengapa Allah mengharuskan Nabi Muhammad shollallahu ’alaihi wa sallam mengibarkan bendera La ilaha ill-Allah bukan bendera lainnya. Padahal dengan mengibarkan panji Tauhid , bangsa Arab bukan saja enggan menerima seruan tersebut, tetapi mereka bahkan menentang dengan keras sampai ke tingkat mengusir dan memerangi Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam dan para sahabat. Tidakkah ada pilihan strategi lain yang lebih memperkecil resiko dan mengandung maslahat lebih besar? Misalnya, mengapa Nabi shollallahu ’alaih wa sallam tidak diarahkan Allah untuk mengibarkan panji Nasionalisme Arab yang lebih mungkin menghasilkan penerimaan bangsa-bangsa Arab di semenanjung Arab masa itu? Continue reading