Bantahan Ilmiah : Daulah Islam Menepis Tuduhan Khawarij

Daulah Islamiyah Bukan Khawarij

Bismillahirrahmanirrahim.
Segala puji bagi Allah; kita memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya, dan meminta ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari segenap kejahatan jiwa kita dan keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka takkan ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka takkan ada yang mampu memberikannya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada ilah (sesembahan) selain  Allah semata,tiada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (Ali ‘Imran: 102).

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu,” (An-Nisaa`: 1).

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,” (Al-Ahzab: 70).

Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Al-Qur`an, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan (dalam agama), dan setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di neraka[1].

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab (yaitu): “Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan jangan kamu menyembunyikannya,” lalu mereka melemparkan janji itu ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima,” (Ali  ‘Imran: 187).

Imam Qatadah rahimahullahu berkata, “Inilah janji yang Allah ambil atas orang berilmu. Barangsiapa yang memiliki ilmu sedikit pun, hendaklah dia mengajarkannya. Berhati-hatilah kalian dari menyembunyikan ilmu, karena menyembunyikan ilmu dapat membinasakan seseorang.”[2]

Ada satu suara yang menghampiri kita, bahkan begitu banyak suara. Telah bermunculan berbagai artikel, bahkan karangan-karangan buku, di mana di dalamnya terhimpun banyak kedustaan, omong kosong, kesesatan, dan kemungkaran. Bahkan juga perkataan-perkataan bohong, serta kecenderungan-kecenderungan kepada dosa dan permusuhan, kebohongan dan kedustaan yang gamblang.

Dalam hal demikian, mereka menapaktilasi jalan-jalan kesesatan dan dosa. Mereka berpaling dari jalan kebenaran dan hidayah. Mereka tidak berpegang teguh kepada Al-Qur`an dan As-Sunnah melalui bukti nyata dan dalil yang lurus. Mereka bahkan condong kepada penipuan, pembodohan, dan distorsi. Mereka  menyimpang dari manhaj pengusung keadilan, dan berpaling menuju jalan pengusung  kebohongan dan penyimpangan.

Suara-suara dan tulisan-tulisan itu menuduh saudara-saudara kita di Daulah Islam sebagai kelompok Khawarij. Hanya saja, ironisnya, kali ini yang mengatakannya adalah orang-orang yang dulunya bersaudara dengan mereka!! Seakan-akan mereka lupa atau mungkin melupakan firman Allah, “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa,” (Al-Maa`idah: 8). Allah juga berfirman, “Dan apabila kamu berkata, maka  hendaklah kamu berlaku adil,” (Al-An’am: 152). Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan  teliti agarkamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu,” (Al-Hujurat: 6)

 Maka penulis menegaskan, di tengah merajalelanya kezaliman dan kedustaan, serta langkanya rasa keadilan, maka tidak heran jika kemudian banyak orang mengamini kebohongan tersebut. Mereka lantas melontarkan tuduhan keji kepada orang-orang beriman. Mereka sibuk mencari-cari kesalahan para wali Allah. Mereka berbagi slogan yang sama, yaitu kezaliman dan kedustaan. Mereka malah tidak mengusik para wali setan, dan  berbagi slogan yang sama pula, yaitu berdamai dengan para wali setan, dan membiarkan mereka merasa aman.

Di tengah malapetaka yang hebat ini, di tengah persoalan yang besar, berseliwerannya pernyataan, maka penulis secara perlahan dan lambat laun menelisik apa yang tengah  terjadidi lapangan. Maka penulis menegaskan bahwa hal ini harus diverifikasi dan diklarifikasi, sebelum lisan kadung berucap. Karena ucapan takkan bermanfaat tanpa menghadirkan bukti kuat. Setelah penantian panjang, riset, observasi, serta menyimak kata demi kata yang terlontar, menyaksikan peristiwa-peristiwa yang berlangsung di lapangan, dan menelaah berbagai cuitan di twitter, artikel, dan karya tulisan, maka penulis sampai pada satu kesimpulan penting –dengan kehendak Allah Ta’ala– yang menuntun ke jalan petunjuk. Kami memohon petunjuk dan kebenaran kepada Allah.

Kesimpulannya : Tentara Daulah Islam adalah kelompok Ahlussunnah yang berbakti, dan bukan kelompok Khawarij yang keji.

Wahai orang yang adil, inilah karya tulis berjudul “Bukti-bukti Nyata dan Petunjuk-petunjuk Jelas bahwa Tentara Daulah Islam Bukanlah Kelompok Sesat Khawarij.”

Ya Allah, Tunjukkanlah kami, dengan seizin-Mu, kepada kebenaran dalam perkara yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Engkau menunjukkan jalan yang lurus bagi orang- orang yang Engkau kehendaki.

Penulis : Abu Abdurrahman bin Adam

13 Dzulhijjah 1435 H

………………………..

Sebuah Advokasi untuk Daulah Islam

Judul Risalah : Al-Adillah As-Sathi’ah wa Al-Barahin Al-Qathi’ah bi Anna Junud Ad-Daulah AlIslamiyah Laisu bi Khawarij Mariqah: Dirasah Waqi’iyah wa Muqaranah Syar’iyah Baina AlKhawarij wa Ad-Daulah Al-Islamiyah

Judul Terjemahan : Daulah Islam Menepis Tuduhan Khawarij: Studi Realita dan Komparasi
Teks Agama antara Khawarij dan Daulah Islam

Penulis : Abu Abdurrahman bin Adam

Tanggal Terbit : 13 Dzulhijjah 1435 H

Penerjemah : Ganna Pryadharizal Anaedi

………………………..

Untuk selengkapnya, silakan anda unduh e-book tersebut yang berisi 73 halaman bertipe file .pdf dan mempunyai ukuran file sebesar 1,4 Mb. Klik disini

Footnote :

[1] Dikeluarkan Imam Muslim di dalam Shahih-nya, dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata, “Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyampaikan khutbah, beliau  bersabda, ‘Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan (dalam agama), dan  setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di neraka.”

[2] Tafsir Ath-Thabari (7/461).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s