Kajian Ilmiah Berseri Dalam Penjelasan Masalah-Masalah Manhaj

Ini adalah siaran berseri dalam penjelasan dan penjabaran sebagian masalahmasalah manhaj dan aqidah yang terjadi di dalamnya kebingungan dan kerancuan di kalangan para putra-putra kami dan ikhwah kami dari para junud Daulah Islamiyyah dan seluruh kaum muslimin baik di dalam Daulah Khilafah atau yang ada di luarnya, yang demikian karena disebabkan oleh ta’mim dari Lajnah Mufawwadhah yang diberi judul dengan ayat “Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata” yang telah selesai dianulir dan dihentikan pengamalannya, karena di dalamnya terdapat kesalahan-kesalahan ilmiah dan manhajiah juga Bahasa yang ambigu yang membawa banyak sisi, yang menimbulkan terjadinya perselisihan dan bantah-bantahan, sehingga sudah menjadi keharusan bagi kami untuk tidak menunda dalam memberikan bayan dari waktu yang mana kebutuhan sudah sangat mendesak ini, bahkan telah menjadi hal darurat, itu demi menyatukan kalimat daulah, menjalin hati para junudnya di atas kebenaran, dan agar membuat mereka fokus dalam menahan serangan umat-umat kafir atasnya, serta membela benteng Islam dan kehormatannya.

Continue reading

Advertisements

Agama Syirik Demokrasi

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul-Nya yang mulia, para keluarganya dan sahabatnya serta orang-orang yang berada di atas jalannya hingga hari kiamat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata dalam kitab An Nubuwwat, hal 127: “Islam adalah berserah diri kepada Allah saja, tidak kepada yang lainnya, beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tawakkal hanya kepada-Nya saja, hanya takut dan mengharap kepada-Nya, dan mencintai Allah dengan kecintaan yang sempurna, tidak mencintai makhluk seperti kecintaan kepada Allah. Siapa yang enggan beribadah kepada-Nya maka dia bukan muslim dan siapa yang di samping beribadah kepada Allah dia beribadah kepada yang lain maka dia bukan orang muslim”. Continue reading

Menimbang Panji Hitam

bendera hitam

Bismillah, Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah sang Nabi pembawa rahmah dan Nabi Malhamah.

Berangkat dari sebuah ceramah singkat seorang ulama’ Saudi tentang Panji Hitam, beliau membawakan sebuah atsar dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu, dimana beliau berpesan:

إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّايَاتِ السُّودَ فَالْزَمُوا الْأَرْضَ فَلَا تُحَرِّكُوا أَيْدِيَكُمْ، وَلَا أَرْجُلَكُمْ، ثُمَّ يَظْهَرُ قَوْمٌ ضُعَفَاءُ لَا يُؤْبَهُ لَهُمْ، قُلُوبُهُمْ كَزُبَرِ الْحَدِيدِ، هُمْ أَصْحَابُ الدَّوْلَةِ، لَا يَفُونَ بِعَهْدٍ وَلَا مِيثَاقٍ، يَدْعُونَ إِلَى الْحَقِّ وَلَيْسُوا مِنْ أَهْلِهِ، أَسْمَاؤُهُمُ الْكُنَى، وَنِسْبَتُهُمُ الْقُرَى، وَشُعُورُهُمْ مُرْخَاةٌ كَشُعُورِ النِّسَاءِ، حَتَّى يَخْتَلِفُوا فِيمَا بَيْنَهُمْ، ثُمَّ يُؤْتِي اللَّهُ الْحَقَّ مَنْ يَشَاءُ

Continue reading