Kemunafikan Adalah Hal yang Tidak Ada Menurut Murji’ah

waspadai murjiah

Bismillahirrahmanirrahim.

Menurut pandangan sebagian Murji’ah, kemunafikan tidak ada, baik itu nifaq akbar maupun nifaq ashgar.

Sufyan Ats-Tsauri (raḥimahullāh) berkata, “Perbedaaan antara kita dan Murji’ah ada tiga. Kita berkata iman adalah perkataan dan perbuatan, sedangkan mereka berkata bahwa dia hanya perkataan tanpa perbuatan. Kita berkata iman bertambah dan berkurang, sedangkan mereka berkata bahwa dia tidak bertambah dan tidak berkurang. Kita berkata kemunafikan itu ada, sedangkan mereka berkata bahwa kemunafikan itu tidak ada” [Shifah an-Nifāq – AlFiryabi][1].

Continue reading

Irja’ Bid’ah Paling Berbahaya

irja bidah paling berbahaya

Bismillahirrahmanirrahim.

Para ulama Salaf memberikan peringatan keras terhadap bid’ah Irja’, sebab dia merupakan bid’ah sesat yang melemahkan agama kaum Muslimin, membuat perbuatanperbuatan dosa besar dan bahkan kekafiran tampak seperti sesuatu yang remeh. Melalui Irja’, masyarakat Muslim mulai meninggalkan aktifitas agama mereka dan menggantikan amal ikhlas mereka dengan sesuatu yang tidak lebih dari sekedar bisnis duniawi dan – yang buruk – amalan bid’ah. Mereka bahkan berpaling dari mempelajari agama –seolah-olah cukup dengan memiliki beberapa syarat “kesadaran” yang tidak jelas– serta fokus pada ilmu dunia dan tidak mengambil sekedarnya saja. Sedikit demi sedikit, kebodohan muncul ke dalam bentuk seperti yang digambarkan oleh Al-Fudhail ibnu ‘Iyadh (raḥimahullah – wafat 187 H),

Continue reading